Sabtu, 19 November 2011

ALAT PERAGA KARTU

A. Kata Pengantar
Dengan terbitnya buku yang berjudul “CARA PEMBUATAN ALAT PERAGA BERUPA KARTU” sebagai pedoman dalam pembuatan alat peraga dengan menggunakan kartu permainan ala domino ini, mudah-mudahan dapat digunakan sebagai petunjuk dalam rangka mengembangkan kreativitas guru khususnya pembauatan alat peraga mata pelajaran tertentu agar anak dapat melaksanakan pembelajaran yang PAKEM. Buku ini hanyalah sebagai landasan awal untuk pengembangan saja, sehingga akhirnya para guru dapat mengembangkan sendiri sesuai dengan kreativitasnya masing-masing. Untuk itu kami mohon saran dan kritikan dari pengguna buku ini demi peningkatan kualitas untuk penerbitan lebih lanjut. Akhirnya kami mengucapkan banyak terima kasih atas kritik dan saran serta petunjuk dari pihak yang terkait sehingga buku ini dapat terbit lebih sempurna lagi.

B. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo, agar anak dapat belajar dengan situasi yang menyenangkan dan mereka dapat tertarik secara otomatis untuk belajar baik sendiri ataupun secara berkelompok. Perlu rupanya kami menciptakan suatu permainan yang akhirnya mengarah kepada pembelajaran. Seperti akhir-akhir ini kita banyak mendengar perubahan-perubahan pembelajaran melalui berbagai sistem melalui program Manajemen Berbasis Sekolah yang salah satunya dikenal dengan PAKEM nya. Oleh karena itulah kami mencoba mendesain sedemikian rupa dengan telah melalui percobaan-percobaan secara langsung berhadapan dengan murid di kelas, ternyata memang benar adanya bahwa alat peraga ini dapat digunakan agar anak tidak jenuh dalam pelajaran tertentu karena alat peraga ini berupa setengah permainan berupa kartu seperti domino yang dijual ditoko-toko. Hanya berbeda motif dan isi yang ada pada gambar ditiap lembar tersebut saja yang berbeda. Juga ada pedoman untuk menggunakan permainan kartu tersebut.
C. Tujuan
Alat peraga yang berupa kartu ini diciptakan sebagai salah satu saja dari sekian cara agar anak dapat belajar dengan senang melalui permainan ini. Adapun mata pelajaran apa saja yang dapat digunakan dalam permainan ini tergantung dari guru dalam mengolah permainan ini sehingga dapat di gunakan pada mata pelajaran tertentu. Sesuai dengan pengalaman kami dalam penggunaan alat peraga ini maka semua mata pelajaran dapat menggunakan alat peraga berupa kartu ini, tergantung bagaimana kita dapat mengolahnya kedalam mata pelajaran tersebut.

D. Pembahasan
Seperti yang telah kami sampaikan tersebut diatas bahwa alat peraga ini dapat digunakan pada berbagai mata pelajaran. Oleh karena itu marilah kita mencoba bagaimana cara membuat alat peraga kartu ini dilihat dari berbagai sudut mata pelajaran dan bagaimana pula kita dapat mengolahnya seperti berikut ini : Kita persiapkan kartu ala domino sebanyak 36 lembar kartu yang masih kosong dengan batas garis pada setengah empat persegi panjang tersebut yang digunakan sebagai batas antara soal dengan jawaban dari lembar yang lain, contoh :





Keterangan :
Kartu 1 dan kartu 2 saling terkait yaitu ; huruf B pada kartu 1 selanjutnya dapat dipasangkan dengan kartu 2 yang bertuliskan huruf B, demikian pula untuk kartu 3 tentu terkait dengan kartu 2 dan seterusnya sebanyak kartu sesuai dengan selera masing-masing guru. Perlu diketahui bahwa kunci terakhir adalah bahwa kartu terakhir harus terkait jawabannya dengan kartu pertama, sehingga satu set permainan yang berupa alat peraga kartu tersebut merupakan satu lingkaran jawaban antara satu dengan yang lain yang tak dapat dipisahkan. Bila satu saja dalam pembuatan awal kartu ini ada yang keliru atau salah dan tidak ditemukan secara tidak sengaja, maka akan membuat suatu permainan dalam alat peraga ini fatal. Mengapa demikian ? Karena kesalahan terhadap satu kartu tersebut yang tidak dapat dijodohkan dengan kartu yang lain akan mengakibatkan suatu permainan tidak akan berkesinambungan sehingga permainan akan terhenti sebelum kartu habis. Oleh karena itu dibutuhkan suatu ketelitian dalam membuat alat peraga permainan ini agar setelah digunakan nanti dapat berjalan dengan lancar. Perlu dipahami pula bahwa setelah selesai pembuatan alat peraga ini diadakan percobaan untuk bermain atau dijodohkan dulu sesuai dengan pedoman yang ada agar semua kartu didalam satu set permainan ini saling ketergantungan. Sautu contoh tiap satu set permainan ini dikehendaki sebanyak 36 kata berupa soal dan 36 kata sebagai jawabannya. Antara kartu yang satu dengan yang lainnya saling terkait antara soal dan jawabannya hingga berjumlah 36 kartu atau sebanyak kartu yang dikehendaki oleh para guru sesuai dengan kebutuhan masing-masing menurut kondisi sekolah masing-masing. Sebagai tindak lanjut dari rencana kegiatan diatas dapat di jelaskan pada materi berikut ini :

Alat peraga kartu selebar kartu domino yang telah kita siapkan dari karton atau kertas yang agak tebal dengan ukuran kurang lebih panjang 5 cm dan lebar 3 cm sebanyak 36 potongan kertas setiap satu set permainan untuk mata pelajaran untuk tingkat sekolah dasar, misalnya :
a) Mencocokan hufuf abjad dan angka
b) Mencocokkan kata sederhana untuk kelas rendah, bahasa Inggeris-Indonesia sederhana, padan kata, lawan kata, kata majemuk, bahasa jawa, nama ibu kota propinsi, ibu kota negara, mata uang suatu negara, nama danau, lapangan kapal terbang, nama pahlawan dan sebagainya.
c) Menjumlah sampai dengan angka 20 untuk kelas rendah
d) Mengurangi sampai dengan angka 20 untuk kelas rendah
e) Perkalian sampai dengan angka 9
f) Pembagian sampai dengan angka 9
g) Kelompok bilangan berpangkat
h) Kelompok bilangan prima
i) Mencocokan gambar dapat berupa ; macam-macam buah, bentuk balok, kerucut, persegi panjang, lingkaran, macam-macam bunga, macam-macam hewan, barang elektronik, perabot rumah tangga, alat transportasi, uang logam, dll.

E. Penutup
Demikian sekilas tentang pembuatan alat peraga permainan yang membawa murid kepada suatu pembelajaran secara tidak langsung. Mudah-mudahan dapat berguna bagi siapa saja yang menggunakan pedoman ini, sehingga dapat mempermudah bagi siswa dalam berkreativitas untuk membuat dan menggunakan alat peraga sederhana ini. Semoga bermanfaat dan membawa berkah serta dapat dijadikan sebagai suatu pedoman dalam membuat alat peraga permainan yang berupa kartu ala domino. Terimakasih kepada semua fihak yang telah memberi saran dfan kritik dan mendukung dalam rencana pembuatan alat peraga permainan ini. Kurang lebihnya mohon maaf dan selamat beraktivitas serta berkreasi dalam mengembangkan alat peraga permainan seperti kartu yang telah dicontohkan dalam materi ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar